Langsung ke konten utama

SAMBUNG KABEL CHARGER LAPTOP

Pernahkan anda mengalami suatu keadaan darurat, saat asyik menggunakan laptop, tiba-tiba kabel chargernya bermasalah, tidak mau isi suplai daya atau bahkan kabelnya putus karena cara kita menyimpannya kurang tepat.

Charger laptop yang rata-rata adaptornya berada di tengah-tengah membuat kabel outputnya sering tertekuk sehingga kemudian menyebabkan arus tidak berjalan ke laptop. Akibatnya terjadi penumpukan arus yang membuat kabel terasa panas di sekitar adaptor, yang akibat terburuknya bisa menyebabkan kabel putus, seperti yang saya alami beberapa saat yang lalu.

Pada waktu itu charger tidak bisa mengisi suplai daya ke laptop, dan setelah coba saya tekuk kabel di sekitar adaptor kadang kala suplai daya bisa tersalur, namun cara ini tidak disarankan, karena tekukan kabel tersebut membuat arus menumpuk dan pada akhirnya kabel putus dengan ciri tercium bau hangus kulit kabel terbakar. Jangan panik saat mengalami hal tersebut, karena semua bisa kita atasi dengan mudahnya. Pertama yang harus anda lakukan adalah mengamankan file di laptop dengan memindahnya ke flash disc atau hardisk eksternal sebelum daya yang tersisa benar-benar habis, sementara anda perlu segera mengerjakannya (antisipasi jika masalah charger tidak segera tertangani).  Yang kedua browsing dengan hape/smartphone anda via google, :-). Cari cara mengatasinya. Kebetulan saya menggunakan laptop versi jadul, yaitu Acer Travel Mate 4150 yang sebenarnya secara dalemannya memiliki kemampuan yang handal, buktinya sudah berusia delapan tahun, namun masih bisa dipakai ke mana-mana. Di sini saya akan berbagi pengalaman saat mengalami kabel charger yang putus, padahal kalo harus beli kabel pengganti harganya cukup mahal, sekitar dua ratus ribu-an.

Berdasar info di blog http://lughot.blogspot.com/2011/10/cara-memperbaiki-kabel-charger-laptop.html, berdasar petunjuk di blog ini perbaikan bisa dilakukan dengan beberapa bantuan alat dan tahapan. Namun di sini saya memberikan beberapa alternatif dari cara-cara yang telah diberikan di blog tersebut. Diantaranya setelah di tetesi minyak kayu putih kita bisa cukup dengan mencungkil sela-sela penutup charger dengan obeng tanpa harus memukulnya (kasihan, kalo harus kena pukul,he2).

Ini hasil setelah charger saya terbuka
Gambar

Setelah terbuka dan menguarai bagian-bagiannya, saya mentok pada tahap itu, karena tidak memiliki solder, apalagi avometer sebagai syarat utama setelah menyambung kabel charger. Akhirnya saya putuskan untuk membawanya ke tukang servis elektronik terdekat. Kebetulan tidak jauh dari rumah ada tukang servis tivi yang saya yakin punya alat-latnya. Sesuai harapan saya di sana, kabel yang putus di bongkar sedikit, terus dicopot dengan solder dengan tiga pengerjaan kecil. Pada bagian pembungkus kabel output charger yang pada petunjuk di blog harus dibelah, ternyata tidak perlu dilakukan seperti itu, cukup dengan tang kabel bisa ditarik dan di lepas.

Gambar

Selanjutnya kabel yang masih panjang di masukkan pada pembungkus kabel output dan di pasang pada charger sesuai posisinya (jangan sampai salah posisi – dan + nya) dan di solder dengan rapi. Selanjutnya di tes dengan avometer untuk mencek apakah arusnya sudah tepat atau belum. Alhamdulillah dengan sekali pasang sudah selesai pekerjaan di tukang servis tivi. Ketika saya tanya harus bayar berapa untuk pasang kabel itu, tukang sevisnya tidak mau menyebut angka, dia katakan terserah saya. Akhirnya untuk tiga kali solder tersebut saya bayar lima ribu rupiah, semoga tidak kurang :-).

Setelah sampai rumah rangkaian charger tersebut saya pasang kembali, dan setelah pas pada posisinya masing-masing di tutup dengan terlebih dahulu memberi lem pada penutupnya. Dan akhirnya charger saya sudah siap digunakan kembali, tanpa harus membeli yang baru seharga dua ratus ribuan. Cukup dengan lima ribu rupiah, bahkan gratis bila ada alatnya di rumah, masalah kabel charger laptop yang putus bisa kita atasi. Silahkan mencoba, semoga bermanfaat.
Matur Nuwun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

17 Jam bersama Harapan Jaya

Perjalanan darat yang telah lama tak saya lakukan. Kali ini saya memilih armada bus untuk melakukan perjalanan dari Bogor ke Trenggalek/Tulungagung. Sebenarnya ada banyak pilihan untuk perjalanan tersebut lbh cepat sampai, bisa kereta maupun pesawat udara. Namun saya lebih memilih naik bus karena memang sudah lama tidak melakukan perjalanan jauh dengan moda ini, dan ingin mencoba nya lagi tentu saja dengan lewat beberapa tol di Jawa.
Bus milik armada Harapan Jaya (Harja) kali ini yang saya pilih, karena memang memiliki reputasi bagus dalam bidang ini. Sebelumnya saya sempat mencari banyak informasi tentang trayek ini, pilihan armada dan perusahaan penyedianya. Selain Harja, saya menemukan armada Gunung Harta dan Lorena. Harga sekitar Rp 240.000,- hingga Rp 355.000,- tergantung kelas yang dipilih. Secara umum armada tersebut berangkat dari Bogor kisaran jam 11 hingga 13 siang. 

H-3 keberangkatan saya sempat hubungi nomor WA agen Harja Bogor yang berada di Tajur, untuk memperoleh infor…

Local Guides Perk

Hobi utak-atik peta, khususnya Google Maps membawa banyak manfaat. Salah satu produk Google ini memberikan poin bagi pengguna (istilahnya kontributor) yang suka menandai tempat tertentu, mengunggah foto dan lain sebagainya. Ada level tertentu sesuai poin yang bisa kita dapatkan. Setiap level ada manfaat dan bonusnya masing-masing. Beberapa diantaranya potongan menginap di hotel, potongan naik bus hingga voucer belanja. 

Salah satu yang paling menarik dan menantang adalah di undang dalam Google Local Guides Connect Live, yang tahun 2020 ini rencananya dilaksanakan di Bay Arena, California. Google memfasilitasi tiket, dan akomodasi sepenuhnya dalam acara tersebut, info lengkapnya di https://www.localguidesconnect.com/ , ayo ikut mencoba mendapatkan tiketnya :).
Bicara level, alhamdulillah karena rajin menandai, unggah foto, hingga mengedit lokasi, saya sudah sampai level sembilan, dengan poin sekitar delapan puluh delapan ribu, mendekati level 10 di angka seratus ribu. Namun itu bukan t…

Soetta ke Bandung dengan Primajasa

Mudik Lebaran 2019 ini hampir sama dengan tahun yang lalu, via Jakarta dan Bandung. Pada tahun ini dari Soetta menuju Bandung saya mempergunakan Bus sebagai sarana penghubung, sedikit berbeda dengan tahun yang lalu dengan kereta api.

Banyak pilihan moda transportasi dari Bandara terbesar di Indonesia ini, mulai dari travel, kereta api hingga bus. Untuk Bus sendiri ada banyak operator yang mengoperasikannya, namun saya memilih Primajasa karena sudah pernah menggunakan sebelumnya dengan tujuan yang berbeda.


Primajasa sendiri di bandara Soekarno Hatta bisa kita naik dari terminal 1B dan Terminal 3. Bus tujuan Bandung tersedia setiap setengah jam, sehingga memudahkan bagi penumpang. Asyiknya dengan bus ini adalah tempat duduk sudah ditentukan sejak kita membeli tiket di loketnya, yang tercetak di tiket masing-masing. Setiap penumpang mendapatkan air mineral sebagai teman perjalanan. Tiket Soetta ke Bandung seharga 115 ribu. Ketika naik, bus full penumpang, baik yang pulang kerja maupun mudi…