Langsung ke konten utama

Bertemu Kepala Dikpora DIY



Bersama teman kantor tadi siang kami bersilaturahmi ke kantor Dinas Pendidikan dan Olahraga DIY. maksud tujuan kunjungan ini adalah untuk mengenalkan lembaga baru LO DIY sebagai gabungan LOS dan LOD. Di bahas bersama mengenai masalah pendidikan khususnya yang banyak terjadi di sekolah. mulai dari masalah jaminan sosial, masalah pendanaan hingga potongan terhadap hadiah sebuah kejuaraan oleh sekolah.

Bahwa layanan dasar bagi masyarakat adalah kesehatan dan pendidikan, sehingga dua hal tersebut yang paling banyak menjadi aduan. Secara umum masalah yang terjadi di sekolah setiap tahunnya hampir sama, hanya berbeda lokasi masalahnya. Harapan ke depan adalah adanya kesepahaman bersama agar tidak timbul masalah serupa.

Terkait rekomendasi yang diberikan oleh Ombudsman, saya menegaskan bahwa produk tersebut merupakan saran dan solusi atas masalah yang terjadi agar tidak berulang. kemudian bahwa rekomendasi tidak berkekuatan hukum, sehingga merupakan sebuah morally binding agar para pihak tidak merasa dimenangkan atau dikalahkan oleh Ombudsman.

Asas imparsial, menegaskan bahwa ombudsman tidak boleh berpihak pada siapapun, kecuali pada kebenaran. Sehingga hal tersebut sangat di jaga agar masyarakat, pemerintah dan seluruh pihak percaya akan penanganan yang dilakukan Ombudsman Jogja. Terkait rekomendasi, dijelaskan bahwa satu bulan setelah rekomendasi akan dilakukan monitoring untuk memantau bagaimana pelaksanaan rekomendasi tersebut. Apakah ada hambatan jika tidak dilaksanakan, sehingga dapat diketahui feed back dari seluruh pihak terhadap rekomendasi tersebut.

Kepala dinas pendidikan dan jajaranya menyambut baik kerjasama yang sudah dilaksanakan selama ini. Harapaannya ke depan tidak timbul masalah yang sama, sehingga tugas mendidik dan mengajar bisa optimal.

*merupakan tulisan pribadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

17 Jam bersama Harapan Jaya

Perjalanan darat yang telah lama tak saya lakukan. Kali ini saya memilih armada bus untuk melakukan perjalanan dari Bogor ke Trenggalek/Tulungagung. Sebenarnya ada banyak pilihan untuk perjalanan tersebut lbh cepat sampai, bisa kereta maupun pesawat udara. Namun saya lebih memilih naik bus karena memang sudah lama tidak melakukan perjalanan jauh dengan moda ini, dan ingin mencoba nya lagi tentu saja dengan lewat beberapa tol di Jawa.
Bus milik armada Harapan Jaya (Harja) kali ini yang saya pilih, karena memang memiliki reputasi bagus dalam bidang ini. Sebelumnya saya sempat mencari banyak informasi tentang trayek ini, pilihan armada dan perusahaan penyedianya. Selain Harja, saya menemukan armada Gunung Harta dan Lorena. Harga sekitar Rp 240.000,- hingga Rp 355.000,- tergantung kelas yang dipilih. Secara umum armada tersebut berangkat dari Bogor kisaran jam 11 hingga 13 siang. 

H-3 keberangkatan saya sempat hubungi nomor WA agen Harja Bogor yang berada di Tajur, untuk memperoleh infor…

Local Guides Perk

Hobi utak-atik peta, khususnya Google Maps membawa banyak manfaat. Salah satu produk Google ini memberikan poin bagi pengguna (istilahnya kontributor) yang suka menandai tempat tertentu, mengunggah foto dan lain sebagainya. Ada level tertentu sesuai poin yang bisa kita dapatkan. Setiap level ada manfaat dan bonusnya masing-masing. Beberapa diantaranya potongan menginap di hotel, potongan naik bus hingga voucer belanja. 

Salah satu yang paling menarik dan menantang adalah di undang dalam Google Local Guides Connect Live, yang tahun 2020 ini rencananya dilaksanakan di Bay Arena, California. Google memfasilitasi tiket, dan akomodasi sepenuhnya dalam acara tersebut, info lengkapnya di https://www.localguidesconnect.com/ , ayo ikut mencoba mendapatkan tiketnya :).
Bicara level, alhamdulillah karena rajin menandai, unggah foto, hingga mengedit lokasi, saya sudah sampai level sembilan, dengan poin sekitar delapan puluh delapan ribu, mendekati level 10 di angka seratus ribu. Namun itu bukan t…

Soetta ke Bandung dengan Primajasa

Mudik Lebaran 2019 ini hampir sama dengan tahun yang lalu, via Jakarta dan Bandung. Pada tahun ini dari Soetta menuju Bandung saya mempergunakan Bus sebagai sarana penghubung, sedikit berbeda dengan tahun yang lalu dengan kereta api.

Banyak pilihan moda transportasi dari Bandara terbesar di Indonesia ini, mulai dari travel, kereta api hingga bus. Untuk Bus sendiri ada banyak operator yang mengoperasikannya, namun saya memilih Primajasa karena sudah pernah menggunakan sebelumnya dengan tujuan yang berbeda.


Primajasa sendiri di bandara Soekarno Hatta bisa kita naik dari terminal 1B dan Terminal 3. Bus tujuan Bandung tersedia setiap setengah jam, sehingga memudahkan bagi penumpang. Asyiknya dengan bus ini adalah tempat duduk sudah ditentukan sejak kita membeli tiket di loketnya, yang tercetak di tiket masing-masing. Setiap penumpang mendapatkan air mineral sebagai teman perjalanan. Tiket Soetta ke Bandung seharga 115 ribu. Ketika naik, bus full penumpang, baik yang pulang kerja maupun mudi…