Langsung ke konten utama

Garuda Indonesia Pertama

Sebuah perjalanan dari kantor lebih tepatnya. Awal bulan september bersama teman kantor menuju Balikpapan untuk kegiatan beberapa hari. Proses pesan tiket secara online, cetak boarding pass dan masuk bandara seperti biasanya tidak ada masalah. Kami (lebih tepatnya saya) sengaja memilih Garuda Indonesia untuk penerbangan kali ini karena memang belum pernah :). Sesuai jadwal pesawat kami GA 663 jam 10.25 sudah take off. Jam sembilan kurang kami sudah check in, karena ada beberapa koper yang mesti masuk bagasi.

Ruang tunggu bandara Juwata cukup ramai pada jam-jam pagi, tidak hanya ke arah Balikpapan sebagai bandara hub , namun juga ke Malinau dan Nunukan serta beberapa penerbangan perintis lainnya. Penerbangan kami sesuai info di webnya menggunakan pesawat Bombardier CRJ 1000 NG, sebuah pesawat jet kecil yang nampak efisien dan ekonomis untuk menghubungkan antar daerah relatif kecil namun memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang bagus ( termasuk Tarakan mestinya :) ).

Saya membayangkan hari itu akan sangat menikmati perjalanan sebuah maskapai yang terkenal karena ketepatan waktunya paling tinggi di Indonesia. Namun ternyata hari itu, karena alasan teknis kami harus menunggu sekian lama hingga baru jam 14 an pesawat take off . Memang manusia bisa berencana, namun faktor teknis dan keselamatan lebih penting. Saat menunggu dan diinformasikan bahwa penerbangan delay tanpa ada kepastian waktu, saya coba komunikasi melalui akun twitter garuda @IndonesiaGaruda dapat kabar karena masalah teknis, dan menunggu spare part dari Jakarta. Oke lah gpp, untungnya perjalanan kami hari itu santai, tidak terikat agenda tertentu. Beberapa penumpang Garuda akhirnya ganti pesawat maskapai lain karena di kejar urusan :). Kami menunggu sambil menikmati suasana bandara, sebagai kompensasi kami diberi sebotol kecil air mineral dan makanan berat. Cukuplah untuk pengganti. Setelah sekian lama, akhirnya pesawat yang kami tunggu mendarat sekitar jam 13an. Tak lama setelah menurunkan penumpang, kami naik ke pesawat. Cukup bagus pelayanan yang diberikan, disediakan payung saat jalan dari terminal ke pesawat di siang yang terik. Di tangga masuk pesawat di sambut petugas yang meminta maaf karna keterlambatan pesawat, juga diberikan koran hari itu sebagai bacaan.

Dari luar tampak badan pesawat yang kecil memanjang dengan mesin di ujung belakang. Menarik tampaknya :). Masuk ke kabin disambut mbak-mbak pramugari dan disilahkan menuju kursi. Kebetulan saya memilih kursi tengah agak kebelakang, ternyata meski konfigurasinya dua-dua di seatnya tertulis bukan AB CD, namun tetap AB EF seperti di pesawat dengan kursi tiga-tiga. Dengan kursi yang nyaman dan lumayan lapang, ditambah majalah favorit saya, Colours (satu-satunya majalah di pesawat yang boleh dan diijinkan di bawa pulang oleh penumpang :), karena dengan penerbangan lainnya sepengalaman saya tidak booleh, baik di Citilink, Air Asia, Sriwijaya maupun Lion ). Dalam penerbangan sekitar satu jam tidak terasa lama, di perjalanan kami mendapatkan snack dan minuman yang cukup untuk menemani. Alhamdulillah mendarat dengan mulus di Sepinggan tepat satu jam perjalanan.

Overall saya puas menikmati penerbangan pertama dengan Garuda ini, dan memaklumi keterlambatan yang terjadi, terlebih karena alasan teknis yang mengutamakan keselamatan penumpang. Servis dan kompensasinya bagus lahh. Pasca itu saya mendaftar GarudaMiles dan dapat menukarkan tiket perjalanan dengan mudah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

17 Jam bersama Harapan Jaya

Perjalanan darat yang telah lama tak saya lakukan. Kali ini saya memilih armada bus untuk melakukan perjalanan dari Bogor ke Trenggalek/Tulungagung. Sebenarnya ada banyak pilihan untuk perjalanan tersebut lbh cepat sampai, bisa kereta maupun pesawat udara. Namun saya lebih memilih naik bus karena memang sudah lama tidak melakukan perjalanan jauh dengan moda ini, dan ingin mencoba nya lagi tentu saja dengan lewat beberapa tol di Jawa.
Bus milik armada Harapan Jaya (Harja) kali ini yang saya pilih, karena memang memiliki reputasi bagus dalam bidang ini. Sebelumnya saya sempat mencari banyak informasi tentang trayek ini, pilihan armada dan perusahaan penyedianya. Selain Harja, saya menemukan armada Gunung Harta dan Lorena. Harga sekitar Rp 240.000,- hingga Rp 355.000,- tergantung kelas yang dipilih. Secara umum armada tersebut berangkat dari Bogor kisaran jam 11 hingga 13 siang. 

H-3 keberangkatan saya sempat hubungi nomor WA agen Harja Bogor yang berada di Tajur, untuk memperoleh infor…

Local Guides Perk

Hobi utak-atik peta, khususnya Google Maps membawa banyak manfaat. Salah satu produk Google ini memberikan poin bagi pengguna (istilahnya kontributor) yang suka menandai tempat tertentu, mengunggah foto dan lain sebagainya. Ada level tertentu sesuai poin yang bisa kita dapatkan. Setiap level ada manfaat dan bonusnya masing-masing. Beberapa diantaranya potongan menginap di hotel, potongan naik bus hingga voucer belanja. 

Salah satu yang paling menarik dan menantang adalah di undang dalam Google Local Guides Connect Live, yang tahun 2020 ini rencananya dilaksanakan di Bay Arena, California. Google memfasilitasi tiket, dan akomodasi sepenuhnya dalam acara tersebut, info lengkapnya di https://www.localguidesconnect.com/ , ayo ikut mencoba mendapatkan tiketnya :).
Bicara level, alhamdulillah karena rajin menandai, unggah foto, hingga mengedit lokasi, saya sudah sampai level sembilan, dengan poin sekitar delapan puluh delapan ribu, mendekati level 10 di angka seratus ribu. Namun itu bukan t…

Soetta ke Bandung dengan Primajasa

Mudik Lebaran 2019 ini hampir sama dengan tahun yang lalu, via Jakarta dan Bandung. Pada tahun ini dari Soetta menuju Bandung saya mempergunakan Bus sebagai sarana penghubung, sedikit berbeda dengan tahun yang lalu dengan kereta api.

Banyak pilihan moda transportasi dari Bandara terbesar di Indonesia ini, mulai dari travel, kereta api hingga bus. Untuk Bus sendiri ada banyak operator yang mengoperasikannya, namun saya memilih Primajasa karena sudah pernah menggunakan sebelumnya dengan tujuan yang berbeda.


Primajasa sendiri di bandara Soekarno Hatta bisa kita naik dari terminal 1B dan Terminal 3. Bus tujuan Bandung tersedia setiap setengah jam, sehingga memudahkan bagi penumpang. Asyiknya dengan bus ini adalah tempat duduk sudah ditentukan sejak kita membeli tiket di loketnya, yang tercetak di tiket masing-masing. Setiap penumpang mendapatkan air mineral sebagai teman perjalanan. Tiket Soetta ke Bandung seharga 115 ribu. Ketika naik, bus full penumpang, baik yang pulang kerja maupun mudi…