Popular Posts

10 Sep 2017

Ber-Kereta Api ke Jogja



Kali ini saya bercerita tentang perjalanan mudik belum lama ini. Moda transportasi yang saya gunakan setidaknya empat macam, yaitu Pesawat Udara, Bus, Go Car dan Kereta Api. Tiket Pesawat dan Kereta Api saya pesan jauh hari sebelum berangkat, sedangkan Bus langsung di terminal, sedangkan Go Car tentu saja on the spot.

Kereta Api saya gunakan untuk menuju Kota Gudeg, sebagai persinggahan kedua saat mudik. Saya cukup beruntung mendapatkan tiket kereta kelas eksekutif dengan harga sangat murah. Di situs resmi KAI https://tiket.kereta-api.co.id/ tiket Malioboro Express (Moleks) kelas eksekutif adalah berkisar 250an ribu, kelas bisnis sekitar 180 ribu dan ekonomi 110 ribu. Sementara tiket saya adalah kurang dari 70 ribu untuk kelas eksekutif dalam rangkaian kereta yang sama. Tiket kereta saya beli melalui salah satu situs penyedia tiket dan hotel yang pada awal Agustus 2017 kemarin sedang promo. Cukup ekonomis.

                           IMG_20170902_222153

Kereta Moleks yang saya naiki dari stasiun ke tiga titik keberangkatan awal. Saya sampai stasiun sekitar 15 menit sebelum jadwal keberangkatan. Bagusnya kedatangan dan keberangkatan sesuai dengan jadwal, karena tidak lama sampai stasiun, kereta Moleks tiba, tidak sampai lima menit sudah berjalan kembali.

Gerbong eksekutif yang saya naiki adalah gerbong ketiga, eksekutif kelas-X (extra) yang memang sudah cukup usia, namun masih sangat nyaman. Ac dan lampu semua menyala. Kursinya empuk dan dapat di putar 180" sesuai selera. Di dekat jendela tersedia colokan listrik untuk mengisi handphone maupun laptop.  Meskipun ada petugas keamanan yang selalu berpatroli antar gerbong, kita tetap harus waspada dengan barang bawaan, terutama barang elektroni. Terlebih perjalanan malam yang saya tempuh kurang lebih lima jam, sehingga lebih baik di pakai untuk tidur.

IMG_20170902_222658    IMG_20170902_222658

Di kantong depan saya tersedia selimut yang siap pakai, dan juga istimewanya dan baru tahu (saking lamanya tidak naik kereta) ada buku petunjuk keselamatan, semacam di pesawat :).

wp-image--1042903383    IMG_20170902_224345

Buku ini berisi instruksi jika dalam keadaan darurat tentu saja. Sayangnya saya tidak menemukan majalah kereta api, yang biasanya tersedia juga di kantong depan kursi. Setelah membuka selimut dan memastikan semua aman, saya memutuskan memejamkan mata untuk istirahat. Sepanjang jalan kereta berjalan mulus dan tidak bising dalam gerbong, sehingga tidur lelap saya terpenuhi. Sesuai jadwal kereta sampai jogja sebagai titik akhir dan saya sangat puas dengan pelayanan www.kai.id .

Demikian, Matur Nuwun 

#ojokurangpiknik 
#ojokurangngopi 
@kai121

17 Jam bersama Harapan Jaya

Perjalanan darat yang telah lama tak saya lakukan. Kali ini saya memilih armada bus untuk melakukan perjalanan dari Bogor ke Trenggalek/T...