Popular Posts

21 Mar 2018

Kuta


IMG_20180319_155337

Sudah bukan rahasia lagi jika Bali merupakan destinasi wisata terbaik Indonesia, bahkan di dunia. Hal ini tentu saja tidak sekedar memiliki objek wisata, namun juga kesungguhan seluruh komponen yang ada di sini.

Pulau ini memang mempesona, bahkan sebelum kaki ini menjejakkan di atasnya. Dari jendela pesawat tampak jajaran sawah dan pegunungan yang masih terjaga.


IMG_20180319_160240

Setiba di sini, keramahan khas budaya timur yang alami langsung terasa. Suasana yang tenang dan mempesona, serta jalan yang teratur tentu membuat nyaman siapa saja.

Kawasan Kuta khususnya, meskipun pernah di goncang insiden beberapa tahun lalu, tetap menunjukkan keistimewaannya. Tentu saja sebagai objek wisata dunia, segala pernik dan kebutuhan ragam bangsa tersedia. Namun semuanya saling menghormati. Tidak usah memaksakan diri makan di resto berjajar di sekitar jalan utama jika memang tujuan kita adalah untuk menyegarkan diri. Banyak rumah makan/warung lokal yang halal, dan juga menjadi jujugan wisman yang berkantong cekak. Tidak ada masalah. Sejatinya semua yang datang ke sini bisa dipastikan memiliki tujuan sama, menikmati keindahan alam dan budaya pulau dewata. Tidak perlu diperdebatkan lagi.

Kalaupun mereka kemudian beraktivitas lain, tentu saja kita berharap tetap nilai positif bagi kita. Tidak perlu merasa paling baik atau paling tinggi norma kita. Satu kuncinya, saling menghormati dan menghargai. Jangan segan menyapa mereka dengan senyum tulus kita. Tidak harus menggunakan bahasa lisan, karena senyum adalah bahasa segala bangsa, termasuk bangsa kita, Indonesia.

IMG_20180319_175321 IMG_20180319_181747 

9 Mar 2018

Pasar Apung Banjarmasin

Untuk kedua kalinya mengunjungi Ibu Kota Kalimantan Selatan setelah dua belas tahun.:). Kunjungan pertama pada waktu itu mengunjungi sejumlah objek di seputaran kota dan yang agak jauh ke Martapura. Tidak terlalu banyak yang bisa diingat pada kunjungan pertama tersebut kecuali kenangan akan masjid-masjidnya, baik di Banjarmasin maupun Martapura.

Ibukota Kalimantan Selatan ini memiliki banyak pilihan objek untuk dikunjungi, namun tentu saja yang paling terkenal adalah pasar apungnya (Lok Ba Intan dan Kuin). Ingat iklan salah satu tv swasta pada tahun 2000an khan???, itu lho ibu-ibu penjual di pasar apung tunjukkan jempolnya, sesuai tagline tv tersebut.  :)

Dermaga Perahu
Perahu Klotok
Kali kedua di kota ini dalam beberapa hari, tentu saja yang sangat berkesan bagi saya adalah mengunjungi pasar apungnya, suatu yang harus dilakukan jika ke sini, tentu saja. Untuk menuju pasar apung Lok Ba Intan, akses yang digunakan pada umumnya adalah perahu Klotok bermesin diesel. Berangkat dari dermaga yang tidak jauh dari masjid raya Banjarmasin. Sebelum subuh perahu klotok sudah menyusuri sungai menuju Pasar Lok Ba Intan, pasar apung yang terkenal di Kalimantan Selatan. Perjalan menyusur sungai di kala masih gelap ini sangatlah mengasikkan. Kurang lebih satu jam susur sungai dengan meilihat berbagai aktivistas warga, sampailah di tujuan. Puluhan perahu langsung menghampiri dan menawarkan aneka dagangan khas pasar tradisional.


      

Hampir semua pedagang adalah ibu-ibu yang menawarkan ragam buah dan hasil kebunya. Buah khas Kalimantan dan makanan setempat disajikan secara terbuka di atas perahu masing-masing. Tawar menawar sangat diperbolehkan, bahkan harus kalau menurut saya. Rata-rata buah dan hasil ikan ditawarkan sekitar sepuluh sampai duapuluh ribu, sementara barang kerajinan berupa kapal kayu, boneka dan tas sekitar lima puluh sampai seratus ribu.  

Sarapan kue-kue khas setempat dan juga minuman juga tersedia, tinggal kita pilih sambil menikmati suasana yang sangat asyik ini. Berfoto pun juga boleh, sambil kita ikut naik perahu penjual tentu saja, jangan lupa membeli beberapa dagangan ibunya :). Dengan ramahnya mereka akan menyambut kita, meminjami topi lebar bahkan dayung yang sudah disiapkan agar kita ikut merasakan sensasinya mendayung di sungai. 


Sekitar dua jam menikmati suasana tersebut sudah cukup bagi kita. Tak lupa tentu saja membeli buah dan ikan keringnya. Perjalanan kembali ke kota Banjarmasin matahari sudah agak tinggi, tak jauh dari dermaga kita dapat menikmati sajian khas soto banjar yang sangat memikat, dekat kantor militer. Silahkan mencoba. Matur Nuwun.


17 Jam bersama Harapan Jaya

Perjalanan darat yang telah lama tak saya lakukan. Kali ini saya memilih armada bus untuk melakukan perjalanan dari Bogor ke Trenggalek/T...