Popular Posts

25 Nov 2018

Guruku

Hari ini, 25 November diperingati sebagai Hari Guru. Begitulah pemerintah menetapkan nya sejak beberapa waktu yang lalu.

Kemarin kita mungkin menjumpai beberapa bapak ibu guru yang berseragam PGRI melaksanakan upacara peringatan tersebut. Tidak hanya di negara kita, hari guru juga dilaksanakan diberbagai negara lain, namun berbeda tanggalnya. Tidak menjadi sebuah masalah.

Esensi yang perlu kita perhatikan terkait peringatan ini tentu saja bukan semata upacaranya, namun lebih dari itu. Beberapa hari yang lalu kebetulan dengan teman kita membicarakan bagaimana beban seorang guru yang tidak ringan, bahkan dengan ragam kurikulum yang sekarang ini digunakan. Kemudian penerapannya diberbagai daerah yang belum tentu sama, mengingat fasilitas dan sarana yang belum merata. Apakah kemudian kita menyerah karna keberadaan alat yang belum sama? Tentu saja tidak, karna kembali pada yang menentukan adalah manusianya, sosok guru tersebut.

Pembahasan yang lain tentu jamak sudah kita ketahui, terkait kesejahteraan mereka. Bagi yang sudah PNS ataupun sertifikasi ataupun keduanya, tidaklah perlu kita khawatir kesejahteraannya. Bagi yang masih honorer, bahkan bertahun-tahun ini bagaimana kelanjutannya. Tidak usah menyalahkan siapapun. Di satu sisi pemerintah membutuhkan mereka karna faktanya sekolah kekurangan guru. Tinggal bagaimana kesungguhan negara memberikan perhatian kepada mereka. Jangan hanya sibuk perhatian pada saat menjelang pemilu saja, namun solusi jangka panjangnya untuk mengakhiri rantai panjang nasib honorer yang diperlukan.

Selamat hari guru bagi bapak ibu guruku semua, terimakasih atas ilmu yang telah engkau berikan. Semoga kami bisa meneruskan langkah mulia kalian.

19 Nov 2018

Pantai Binalatung

Lapangan Pasir

Sebuah objek wisata pantai yang sudah cukup tertata di Tarakan. Bagian sisi timur pulau Tarakan yang di kelola secara pribadi oleh kelompok masyarakat. Tempat ini cukup luas dan sudah di tata dan di kelola dengan baik. Tanaman Cemara sebagai peneduh sangatlah cocok untuk menikmati semilirnya angin laut.

Objek ini biasanya ramai di akhir pekan untuk liburan bersama keluarga maupun kegiatan sekolah atau rekan kerja. Lokasinya mudah dijangkau dari kota dan jalan sudah mulus. Berada di kawasan pantai Amal Baru, dapat di tempuh dengan setengah jam perjalanan dari kota Tarakan. 

Pantai ini merupakan kawasan yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat, dengan menanami pohon cemara dan sejenisnya sehingga membuat kawasan ini sejuk. Lokasi parkir tersedia di pinggir jalan raya dan akses menuju pantai ini berupa jembatan beton kecil. tiket masuk kawasan ini lima ribu rupiah dan parkir mobil tiga ribu rupiah.

Kolam Renang Anak-anak
Selain kawasan pantainya  yang adem, pengelola juga menyediakan aneka ragam makanan dan minuman dengan harga terjangkau. Sangat nikmat dan segar duduk di tepi pantai sambil minum es degan maupun gorengan yang tersedia. Tersedia pula kolam mini untuk anak-anak berenang.

Rombongan sekolah ataupun kampus biasanya menggunakan kawasan ini di hari sabtu minggu guna berkegiatan bersama, pun masyarakat dengan berbagai aktivitas liburnya. Pantai ini buka setiap hari dari pagi hingga sore. 
Gubuk Tepi Pantai

17 Jam bersama Harapan Jaya

Perjalanan darat yang telah lama tak saya lakukan. Kali ini saya memilih armada bus untuk melakukan perjalanan dari Bogor ke Trenggalek/T...