Hutan Mangrove dan Bekantan Tarakan


Selain terkenal dengan riwayat minyaknya, Tarakan sebagai kota pulau memiliki beberapa ciri khas lain yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah adanya kawasan konservasi Mangrove dan Bekantan nya.

Berlokasi di kawasan Gusher, tak jauh dari simpang tiga, lokasi ini mudah dijangkau. Sekitar empat kilometer dari bandara Internasional Juwata Tarakan. Tiket masuk lokasi ini adalah lima ribu untuk dewasa dan tiga ribu rupiah untuk anak-anak dan pelajar/mahasiswa. 

Objek ini biasanya ramai di akhir pekan, banyak anak sekolah maupun mahasiswa yang sengaja di arahkan gurunya untuk melakukan kegiatan luar sekolah di sini. Mahasiswa biasanya melakukan pengamatan ragam flora dan fauna di ekosistem ini.

Beragam jenis tanaman bakau ada di kawasan ini, sengaja dilestarikan dan dilengkapi ragamnya guna menjaga keberlangsungan tumbuhan unik ini. Sebagaimana kita ketahui, mangrove memiliki kekuatan akar yang mampu menahan ombak bahkan mereduksi kekuatan gelombang Tsunami.

Ragam mangrove di lokasi ini bisa menjadi objek rekreasi dan edukasi sekaligus pelestarian alam. Bisa dikatakan, lokasi ini merupakan andalan wisata Kota Paguntaka. Lokasi ini sudah tertata dengan apik, papan kayu yang sebagian besar dari kayu ulin di sepanjang objek menjadi penghubung, yang mengelilingi lokasi ini. Ada pula jalan yang sudah di cor beton pada bagian belakang lokasi ini. 

Baiknya ke objek ini pagi sekitar jam sembilan sampai jam makan siang, karena sekitar jam sepuluh merupakan saatnya menyaksikan momen harian yang menarik, saat jam makan Bekantan. Pada lokasi yang sudah di atur, diletakkan beberapa tandan pisang yang langsung di serbu begitu ditinggalkan petugas. Selain jam sepuluh pagi, juga ada di jam empat sore. Jangan lupa membawa bekal ke lokasi ini, meskipun di dekat loket masuk ada kios penjual makanan dan minuman. Bahkan sambil sarapan pun juga bisa dilakukan, seperti yang kami lakukan kemarin. Mampir dulu di warung nasi kuning, membeli beberapa makanan dan minuman. Sangat nikmat sarapan di tengah hutan mangrove, meskipun sesekali aroma lumpur menghampiri. Tak masalah :), hati gembira, piknik murah meriah di Kota Tarakan.       

Comments

  1. lumayan juga ya Tarakan punya tempat wisata hutan kota yang mudah diakses.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Reschedule Garuda yg Menyenangkan

Soetta ke Bandung dengan Primajasa

17 Jam bersama Harapan Jaya