Langsung ke konten utama

Reschedule Garuda yg Menyenangkan

Mudik akhir tahun 2018 kemarin telah saya rencanakan sejak lama, terutama urusan cuti kantor dan tentu saja tiket. Urusan cuti sudah beres, ada sisa cuti yang bisa saya tangguhkan untuk tahun 2019 ini. Kali ini mudik dalam rangka cuti akhir tahun sekaligus ada acara keluarga. Tiket mudik berdua sudah saya beli sejak pertengahan tahun melalui aplikasi https://www.tokopedia.com/ yang saat itu ada promo cash back sekitar 20% dari harga tiket. Tiket dua orang saya pesan masing-masing dengan kode booking yang berbeda. Untuk mengoptimalkan cashback, tentu saja. :)

Tiket yang saya ambil menggunakan maskapai Garuda Indonesia https://www.garuda-indonesia.com/id/id/ untuk tanggal 24 Desember, dengan rute Tarakan ke Yogyakarta, transit satu kali di Balikpapan. Sesuai jadwal berangkat jam 09.40 waktu setempat, sampai tujuan jam 13.20 waktu setempat. Hanya sekitar tiga jam perjalanan sudah sampai, itupun termasuk transit. Penerbangan ini menggunakan pesawat jet Bombardier CRJ1000. Pesawat pensil yang unik, menurut saya.

Namanya manusia, kita bisa merencanakan, namun Allah yang menentukan. Sekitar dua minggu sebelum hari H. Saya dapat kabar via pesan pendek dari call center Garuda-BPN, yang menyebutkan penerbangan saya dari Balikpapan ke Yogyakarta ditunda 24 jam alias mundur ke hari berikutnya. Silahkan hubungi call center 08041807807 untuk lebih jelasnya. Agak kaget juga dapat pesan seperti itu. Saya tidak langsung hubungi call center, namun mulai cari info bagaimana untung ruginya dapat kasus seperti itu. Yang jelas kalau transit dan harus nunggu 24 jam untuk penerbangan berikutnya, saya rugi waktu libur cuti tentu saja. Meskipun belum ada agenda yang penting pada tanggal itu. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, biasanya kita dapat kompensasi menginap atas hal itu. Namun saya pertimbangan tidak terlalu menarik, mending sudah sampai di jogja lebih awal. 

Tiga hari setelah terima pesan singkat call center tersebut, saya hubungi nomor yang tertera. Di awal saya cek ulang apakah yang dijadwalkan ulang hanya tiket dengan kode booking saya, atau sekaligus punya istri, mengingat kode booking yang berbeda. Ternyata dua-duanya dijadwalkan ulang, dengan alasan teknis penerbangan tanggal tersebut ditiadakan (biasanya karena jumlah penumpang sedikit). Ok. Kemudian saya minta solusi agar cuti saya tidak terpotong gara-gara perubahan jadwal penerbangan. Setelah menunggu sekitar 20 menit, disampaikan bahwa ada opsi, maju sehari, dengan perjalanan sama, namun ada biaya tambahan yang dibebankan pada saya. Waduhhh, tentu saja saya tolak, karena yang merubah jadwal bukan saya, namun Garuda. Lalu saya minta dicarikan penerbangan ke jogja, tanggal bisa maju, tetapi tidak ada biaya tambahan yang dibebankan ke penumpang. Setelah menunggu 20 menit kembali, disampaikan bahwa ada kursi untuk Tarakan Jogja, namun penerbangan transit dua kali, di Balikpapan dan Jakarta, tanpa ada biaya tambahan. Setelah lima detik saya pikir-pikir, akhirnya saya setuju opsi tersebut. Tak lama kemudian, perubahan tersebut diproses dan saya diberikan dua kode booking sesuai pesanan yang masuk ke email.

Hikmahnya, penerbangan saya maju sehari, bonus via Soetta (artinya kesempatan ajak istri transit di terminal tiga yang keren itu) meskipun lama perjalanan jadi sekitar delapan jam. Tak apalah, hitung-hitung jalan-jalan gratis dengan Garuda ke Soekarno-Hatta. Selain itu tidak ada biaya tambahan dari penumpang, tentu saja. Sekian. Terimakasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

17 Jam bersama Harapan Jaya

Perjalanan darat yang telah lama tak saya lakukan. Kali ini saya memilih armada bus untuk melakukan perjalanan dari Bogor ke Trenggalek/Tulungagung. Sebenarnya ada banyak pilihan untuk perjalanan tersebut lbh cepat sampai, bisa kereta maupun pesawat udara. Namun saya lebih memilih naik bus karena memang sudah lama tidak melakukan perjalanan jauh dengan moda ini, dan ingin mencoba nya lagi tentu saja dengan lewat beberapa tol di Jawa.
Bus milik armada Harapan Jaya (Harja) kali ini yang saya pilih, karena memang memiliki reputasi bagus dalam bidang ini. Sebelumnya saya sempat mencari banyak informasi tentang trayek ini, pilihan armada dan perusahaan penyedianya. Selain Harja, saya menemukan armada Gunung Harta dan Lorena. Harga sekitar Rp 240.000,- hingga Rp 355.000,- tergantung kelas yang dipilih. Secara umum armada tersebut berangkat dari Bogor kisaran jam 11 hingga 13 siang. 

H-3 keberangkatan saya sempat hubungi nomor WA agen Harja Bogor yang berada di Tajur, untuk memperoleh infor…

Local Guides Perk

Hobi utak-atik peta, khususnya Google Maps membawa banyak manfaat. Salah satu produk Google ini memberikan poin bagi pengguna (istilahnya kontributor) yang suka menandai tempat tertentu, mengunggah foto dan lain sebagainya. Ada level tertentu sesuai poin yang bisa kita dapatkan. Setiap level ada manfaat dan bonusnya masing-masing. Beberapa diantaranya potongan menginap di hotel, potongan naik bus hingga voucer belanja. 

Salah satu yang paling menarik dan menantang adalah di undang dalam Google Local Guides Connect Live, yang tahun 2020 ini rencananya dilaksanakan di Bay Arena, California. Google memfasilitasi tiket, dan akomodasi sepenuhnya dalam acara tersebut, info lengkapnya di https://www.localguidesconnect.com/ , ayo ikut mencoba mendapatkan tiketnya :).
Bicara level, alhamdulillah karena rajin menandai, unggah foto, hingga mengedit lokasi, saya sudah sampai level sembilan, dengan poin sekitar delapan puluh delapan ribu, mendekati level 10 di angka seratus ribu. Namun itu bukan t…

Soetta ke Bandung dengan Primajasa

Mudik Lebaran 2019 ini hampir sama dengan tahun yang lalu, via Jakarta dan Bandung. Pada tahun ini dari Soetta menuju Bandung saya mempergunakan Bus sebagai sarana penghubung, sedikit berbeda dengan tahun yang lalu dengan kereta api.

Banyak pilihan moda transportasi dari Bandara terbesar di Indonesia ini, mulai dari travel, kereta api hingga bus. Untuk Bus sendiri ada banyak operator yang mengoperasikannya, namun saya memilih Primajasa karena sudah pernah menggunakan sebelumnya dengan tujuan yang berbeda.


Primajasa sendiri di bandara Soekarno Hatta bisa kita naik dari terminal 1B dan Terminal 3. Bus tujuan Bandung tersedia setiap setengah jam, sehingga memudahkan bagi penumpang. Asyiknya dengan bus ini adalah tempat duduk sudah ditentukan sejak kita membeli tiket di loketnya, yang tercetak di tiket masing-masing. Setiap penumpang mendapatkan air mineral sebagai teman perjalanan. Tiket Soetta ke Bandung seharga 115 ribu. Ketika naik, bus full penumpang, baik yang pulang kerja maupun mudi…