Langsung ke konten utama

17 Jam bersama Harapan Jaya

Perjalanan darat yang telah lama tak saya lakukan. Kali ini saya memilih armada bus untuk melakukan perjalanan dari Bogor ke Trenggalek/Tulungagung. Sebenarnya ada banyak pilihan untuk perjalanan tersebut lbh cepat sampai, bisa kereta maupun pesawat udara. Namun saya lebih memilih naik bus karena memang sudah lama tidak melakukan perjalanan jauh dengan moda ini, dan ingin mencoba nya lagi tentu saja dengan lewat beberapa tol di Jawa.

Bus milik armada Harapan Jaya (Harja) kali ini yang saya pilih, karena memang memiliki reputasi bagus dalam bidang ini. Sebelumnya saya sempat mencari banyak informasi tentang trayek ini, pilihan armada dan perusahaan penyedianya. Selain Harja, saya menemukan armada Gunung Harta dan Lorena. Harga sekitar Rp 240.000,- hingga Rp 355.000,- tergantung kelas yang dipilih. Secara umum armada tersebut berangkat dari Bogor kisaran jam 11 hingga 13 siang. 


H-3 keberangkatan saya sempat hubungi nomor WA agen Harja Bogor yang berada di Tajur, untuk memperoleh informasi jam keberangkatan dan tempat duduk yang tersedia. Saat itu saya dapat kelas Eksekutif dengan harga Rp. 270.000,- dengan jam keberangkatan 11.20. Selang sehari sebelum keberangkatan, iseng-iseng saya buka aplikasi red bus, dan mendapat info promo potongan Rp 50.000,- untuk setiap pemesanan tiket, maka saya pesanlah. Setelah berhasil dan saya bayar dengan transfer, maka saya konfirmasi ke wa agen harapan jaya, bahwa pemesanan saya sebelumnya dibatalkan, karena sudah pesan melalui aplikasi.      

Hari H saya berangkat agak awal dari penginapan menuju pool Harapan Jaya, karena jalur depan hotel kena aturan satu arah setiap week end, jadi harus menyesuaikan. Sekitar jam sembilan kurang sepuluh saya sampai di pool Harapan Jaya di Tajur, Bogor. Tampak sekitar enam armada terparkir rapi di halaman pool tersebut, dan beberapa diantaranya masih dibersihkan oleh kru.


Di meja pemesanan, saya konfirmasi dan kemudian dicetakkan tiket yang saya telah pesan oleh petugasnya. Belum ramai pool Harja pagi itu. tampak beberapa kru masih beristirahat menunggu jam keberangkatan yang masih sekitar dua jam lagi. Sambil menunggu saya sempatkan ambil gambar beberapa armada yang terparkir. Sebenarnya saya berharap bisa naik Harja double deck, yang belum lama di luncurkan. Namun tampaknya tidak ada armada tersebut dari pool Tajur.







Jam sebelas kurang dikit, kami di minta naik ke bus. Menunggu beberapa saat, sekitar jam 11.17 armada Harja bernomor 18 mulai meninggalkan pool Tajur. Dengan tiga kru dan lima penumpang memulai perjalanan. Bus ini tidak langsung menuju ke arah timur, namun ke sekitar Bogor hingga Jakarta. Pertama singgah ke terminal Baranangsiang (sampai lokasi jam 11.35), kemudian singgah di agen Bogor (12.11). Selanjutnya di terminal Jatijajar, Depok (12.57), kemudian singgah di terminal Kampung Rambutan (13.47) dan terakhir berhenti di pool Harja Pasar Rebo (14.30). Di pool Pasar Rebo ini saya menemui armada bus Harja double deck. Saya hanya bisa mengambil gambar, dan berharap satu saat nanti bisa naik bus model ini


Lanjut dari pool Pasar Rebo, armada Harja yang sudah terisi lebih dari separuh langsung memulai perjalanan panjangnya menuju ke timur. Melalui tol timur, bus ini berjalan stabil cenderung lambat (mungkin standarnya demikian), sehingga sering di dahului armada bus lain. Berjalan sekitar empat jam 22 menit, sampailah Harja di persinggahan RM Aroma (19.04), daerah Pangenan, Cirebon. Makan ala prasmanan bersama segelas teh manis hangat menemani. Sekalian bisa melaksanakan ibadah di tempat ini.

Sekitar setengah jam kemudian armada Harja lanjut ke timur melalui tol Kanci-Palimanan. Bus sempat singgah sejenak di RM Sari Rasa (22.00) di daerah Jenarsari, Kendal. Di sini penumpang tidak turun, hanya awak bus yang singgah sebentar. Selanjutnya Harja menuju selatan setelah melewati sisi luar Semarang, melalui jalur Semarang-Boyolali untuk masuk area Solo Raya. Setelah menurunkan penumpang di Sragen, bus ini langsung menuju RM Duta 1 (01.36), di Ngawi guna mendapatkan servis makan ke dua.

Setelah itu bus tidak melalui tol, menyusuri kota Ngawi dengan terminal Kertonegoro-nya (Didi Kempot, mode On https://www.youtube.com/watch?v=EvWnyrBJvpI). Sesampainya di Madiun, bus ini lanjut ke selatan menuju Kota Reog. Singgah sejenak di terminal Seloaji di Ponorogo, kemudian lanjut menuju Trenggalek. Masuk terminal Trenggalek pada 04.31, dan akhirnya saya turun di tujuan akhir pada 05.05. Total perjalanan sekitar tujuh belasan jam. Sebagian besar dalam mode sleep on karena kecapean kegiatan selama tiga hari di Royal Safari Garden.

Over all saya merasa puas dengan pelayanan Harja dalam perjalanan panjang ini. Tempat duduk yang nyaman (kapasitas 34 seat), dengan toilet untuk kencing dan ada juga smoking room yang cukup nyaman buat menemani perjalanan. Kru nya ramah dan sangat membantu.

Terima kasih Harja http://www.poharapanjaya.com/ , semoga lain kali bisa nyoba bus tingkatnya. Sampai jumpa lagi.

#bismania #harapanjaya


Komentar

  1. Selain servis makan dua kali, apakah fasilitas lain dari Harapan Jaya?

    BalasHapus
  2. Lumayan ya, ada toiletnya. Bahaya kalau jarak jauh ga ada toiletnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah iya, sangat membantu untuk perjalanan jauh.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Local Guides Perk

Hobi utak-atik peta, khususnya Google Maps membawa banyak manfaat. Salah satu produk Google ini memberikan poin bagi pengguna (istilahnya kontributor) yang suka menandai tempat tertentu, mengunggah foto dan lain sebagainya. Ada level tertentu sesuai poin yang bisa kita dapatkan. Setiap level ada manfaat dan bonusnya masing-masing. Beberapa diantaranya potongan menginap di hotel, potongan naik bus hingga voucer belanja. 

Salah satu yang paling menarik dan menantang adalah di undang dalam Google Local Guides Connect Live, yang tahun 2020 ini rencananya dilaksanakan di Bay Arena, California. Google memfasilitasi tiket, dan akomodasi sepenuhnya dalam acara tersebut, info lengkapnya di https://www.localguidesconnect.com/ , ayo ikut mencoba mendapatkan tiketnya :).
Bicara level, alhamdulillah karena rajin menandai, unggah foto, hingga mengedit lokasi, saya sudah sampai level sembilan, dengan poin sekitar delapan puluh delapan ribu, mendekati level 10 di angka seratus ribu. Namun itu bukan t…

Soetta ke Bandung dengan Primajasa

Mudik Lebaran 2019 ini hampir sama dengan tahun yang lalu, via Jakarta dan Bandung. Pada tahun ini dari Soetta menuju Bandung saya mempergunakan Bus sebagai sarana penghubung, sedikit berbeda dengan tahun yang lalu dengan kereta api.

Banyak pilihan moda transportasi dari Bandara terbesar di Indonesia ini, mulai dari travel, kereta api hingga bus. Untuk Bus sendiri ada banyak operator yang mengoperasikannya, namun saya memilih Primajasa karena sudah pernah menggunakan sebelumnya dengan tujuan yang berbeda.


Primajasa sendiri di bandara Soekarno Hatta bisa kita naik dari terminal 1B dan Terminal 3. Bus tujuan Bandung tersedia setiap setengah jam, sehingga memudahkan bagi penumpang. Asyiknya dengan bus ini adalah tempat duduk sudah ditentukan sejak kita membeli tiket di loketnya, yang tercetak di tiket masing-masing. Setiap penumpang mendapatkan air mineral sebagai teman perjalanan. Tiket Soetta ke Bandung seharga 115 ribu. Ketika naik, bus full penumpang, baik yang pulang kerja maupun mudi…