Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Menikmati Sate Kambing dan Thengkleng Rica-Rica Pak Manto

Menikmati Sate Kambing dan Thengkleng Rica-Rica Pak Manto :  Kali ini mencoba menikmati sajian #KulinerJogja namun berasal dari tetangga, yakni solo. Sate pak Manto lebih ringkasnya demikian, berlokasi di jalan Affandi (Gejayan), tak jauh dari terminal condongcaur lebih tepatnya. Lokasinya mudah ditemukan dan berada di area perkantoran di sisi utara gejayan. ... ( lengkapnya klik judul di atas )

Tambal Gigi, namun belum jadi karna covid.

Pandemi ini memberi banyak cerita dan pengalaman baru tentu saja buat kita semua. Dalam semua hal dan semua aspek kehidupan lebih tepatnya.  Pagi tadi saya berencana menambal gigi karena memang tambalan lama sudah lepas, dari pada menunda waktu dan kebetulan lagi wfh maka saya putuskan berangkat ke puskesmas yang tak jauh dari rumah. Setelah cek suhu di depan pintu masuk, dan mendaftar di loket dengan tunjukkan kartu BPJS, saya dimnta isi form cek gigi. Setelah terisi komplit saya kembalikan ke petugas, saya di beri nomor antrean di poli gigi. Lanjut saya duduk di kursi depan poli gigi. Taka ada semenit kemudian nama saya terdengar di panggil lewat pengertian suara, bukan untuk masuk poli gigi namun kembali ke loket pendaftaran. Waelah kenapa lagi, batin saya.  Di loket ternyata petugas baru cek data dan sinkronisasi riwayat saya. Karena memang beberapa hari yang lalu telah tes rapid di tempat yang sama, dan hasilnya non reaktif. Tetapi karena masih ada kontak erat dengan pasien relati

Kena Tilang? bayar saja, tak usah berdebat.

Pengalaman kena tilang bisa jadi tidaklah menyenangkan. Bagaimana mungkin kita "merasa" tidak salah, ehh di suruh bayar denda tilang (bukti pelanggaran) sejumlah rupiah tertentu yang terbilang tidak sedikit. Namun di sisi lain, berdebat dengan petugas seragam coklat itu saya rasa buka sesuatu yang perlu, apalagi penting jika dalam konteks ini dan masa pandemi pula. Semacam pasrah meski pun ndongkol .  Jadi beberapa waktu yang lalu pulang dari urusan kantor dan masih di jam kantor saya bersama teman kantor lewat simpang Monjali dari arah barat untuk kembali ke kantor. Apesnya pas bangjo alias lampu lalu lintas beralih dari kuning ke merah, disitulah posisi bablas yang saya ambil. Ternyata tak lama kemudian, dengan motor dinas hijaunya ada yang nyusul di belakang, salip dan lambaikan tangan meminta untuk menepi. Teman semobil saat itu minta babalas alias lari saja, ga sah hiraukan. Namun saya bilang, wislah gpp di ladeni saja. Akhirnya mobil saya tepikan di arteri ring road