22.12.20

Tambal Gigi, namun belum jadi karna covid.

Pandemi ini memberi banyak cerita dan pengalaman baru tentu saja buat kita semua. Dalam semua hal dan semua aspek kehidupan lebih tepatnya. 
Pagi tadi saya berencana menambal gigi karena memang tambalan lama sudah lepas, dari pada menunda waktu dan kebetulan lagi wfh maka saya putuskan berangkat ke puskesmas yang tak jauh dari rumah.
Setelah cek suhu di depan pintu masuk, dan mendaftar di loket dengan tunjukkan kartu BPJS, saya dimnta isi form cek gigi. Setelah terisi komplit saya kembalikan ke petugas, saya di beri nomor antrean di poli gigi.
Lanjut saya duduk di kursi depan poli gigi. Taka ada semenit kemudian nama saya terdengar di panggil lewat pengertian suara, bukan untuk masuk poli gigi namun kembali ke loket pendaftaran. Waelah kenapa lagi, batin saya. 
Di loket ternyata petugas baru cek data dan sinkronisasi riwayat saya. Karena memang beberapa hari yang lalu telah tes rapid di tempat yang sama, dan hasilnya non reaktif. Tetapi karena masih ada kontak erat dengan pasien relatif, maka tambal gigi harus di tunda dulu. Petugas sempat tanya apakah ada sakit gigi dan sebagainya sehingga harus segera ditangani, saya sampaikan tidak. Setelah saya perjelas, petugas menyampaikan agar di tunda dulu, menunggu empat belas hari lagi, jika tidak ada masalah dengan covid, maka dapat dilakukan tindakan atas gigi yang berlubang tersebut. Baiklah, akhirnya saya pulang dan sementara menunggu setidaknya empat belas hari kemudian untuk dapat menambal gigi.
Nunggu setahun gak papa, asal sehat. Itu pesan nya. Tahun depan insyaallah baru tambal gigi, demikian. 😀😀😀

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menikmati Sate Kambing dan Thengkleng Rica-Rica Pak Manto

Menikmati Sate Kambing dan Thengkleng Rica-Rica Pak Manto :  Kali ini mencoba menikmati sajian #KulinerJogja namun berasal dari tetangga, ya...