Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label sekolah

Film Menarik, PPDB ala SKTM

Mungkin momen PPDB sudah lewat beberapa saat yang lalu. Namun kita rasanya perlu menengok ke belakang sebentar melalui film India yang berjudul Hindi Medium (2017). Meski bukan film baru, namun rasa-rasanya jalan ceritanya sangat cocok dengan kondisi yang kita lihat bersama pada saat masa pendaftaran sekolah. Lika-liku pendaftaran dan berbagai jalan yang ditempuh demi mendapatkan sekolah sesuai harapan orang tua terutama. Jalan legal maupun ilegal ditampilkan begitu baik melalui cerita film ini. Jika mau dibandingkan, tampaknya fenomena hiruk pikuk orang tua mencari sekolah di India dan di Indonesia kurang lebih sama. Bagaimana pun jika kita mau mengambil hikmah cerita film yang hampir nyata ini, bahkan juga nyata adanya adalah: persiapan PPDB jauh-jauh hari, mental anak dan orang tua harus di tata dan terakhir pahami ketentuan dan patuhilah, tanpa coba melanggar ketentuan yang sudah dibuat. Jangan memaksakan anak-anak masuk sekolah melalui cara-cara ilegal, demi masa depa

Rapat Komite Sekolah

                  Kali ini menghadiri rapat komite sebuah sekolah menengah pertama negeri. Sekolah yg terletak agak jauh dari kota ini merupakan sekolah yang relatif baru. Sebagai bagian mendekati pemukiman nelayan dengan harapan anak-anak mereka tidak harus jauh ke kota untuk belajar. Rapat komite dihadiri sekitar 40% orang tua wali yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Rapat dipimpin oleh ketua komite yang cukup aktif dan komunikatif, sehingga pertemuan berjalan dengan baik dan lancar. Kendala-kendala sekolah terkait pendidikan dan pembiayaan nya dapat dikomunikasikan dengan baik. Respon orang tua wali pun begitu bagus, sehingga komunikasi dua arah berjalan lancar. Membangun kesepahaman memang diperlukan skill dan pengetahuan yang baik untuk mencapai tujuan bersama.

Sosialisasi di SMK

Sebagai bagian upaya edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar yang akan memasuki dunia kerja, pagi tadi bersama teman-teman dari @ombudsmanjogja melakukan sosialisasi dan edukasi di salah satu SMK di Sleman. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membekali mereka yang akan segera meninggalkan bangku sekolah menuju jenjang selanjutnya. Umumnya pelajar SMK setelah lulus adalah langsung masuk dunia kerja, bukan kuliah atau bahkan menikah, :). Mereka sudah dibekali dengan kompetensi sesuai bidang jurusan yang ditempuhnya. Sesuai kompetensi dan sertifikat serta ijazah tentunya mereka sudah siap masuk dunia kerja. Namun demikian di sisi lain mereka perlu untuk mendapatkan pengetahuan mengenai lika-liku dunia kerja. Mulai dari memilih perusahaan yang bonafid, sampai dengan bekal mencermati surat kontrak kerja. Hal tersebut sangat penting guna menjaga diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai pekerja menjadi objek tanpa mendapatkan gaji/upah yang sesuai dengan ketentuan. Hal

Bertemu Kepala Dikpora DIY

Bersama teman kantor tadi siang kami bersilaturahmi ke kantor Dinas Pendidikan dan Olahraga DIY. maksud tujuan kunjungan ini adalah untuk mengenalkan lembaga baru LO DIY sebagai gabungan LOS dan LOD. Di bahas bersama mengenai masalah pendidikan khususnya yang banyak terjadi di sekolah. mulai dari masalah jaminan sosial, masalah pendanaan hingga potongan terhadap hadiah sebuah kejuaraan oleh sekolah. Bahwa layanan dasar bagi masyarakat adalah kesehatan dan pendidikan, sehingga dua hal tersebut yang paling banyak menjadi aduan. Secara umum masalah yang terjadi di sekolah setiap tahunnya hampir sama, hanya berbeda lokasi masalahnya. Harapan ke depan adalah adanya kesepahaman bersama agar tidak timbul masalah serupa. Terkait rekomendasi yang diberikan oleh Ombudsman, saya menegaskan bahwa produk tersebut merupakan saran dan solusi atas masalah yang terjadi agar tidak berulang. kemudian bahwa rekomendasi tidak berkekuatan hukum, sehingga merupakan sebuah morally binding agar